Lingkungan Kerja dan Jenis-jenisnya

Lingkungan Kerja dan Jenis-jenisnya

author
1 minute, 58 seconds Read

Setiap orang pasti ingin punya lingkungan kerja yang baik. Bekerja di tempat yang punya metode kerja bagus & jelas akan membuat karyawan nyaman saat bertugas atau bekerja. Jadi, kinerja karyawan dapat menjadi lebih baik.

Apa Itu Lingkungan Kerja?

Umumnya, lingkungan pekerjaan merupakan kehidupan sosial, psikologi, dan fisik dalam sebuah perusahaan yang mempengaruhi kinerja dan produktivitas karyawan. Ada juga anggapan bahwa lingkungan pekerjaan adalah segala sesuatu di sekitar karyawan.

Yang jelas, lingkungan pekerjaan termasuk faktor paling krusial untuk peningkatan kinerja karyawan. Saat kerja di lingkungan positif, segala aktivitas pekerjaan karyawan akan cenderung meningkat.

Tapi, jika metode kerja membosankan dan sangat keras, produktivitas kerja biasanya akan menurun. Begitu juga dengan kinerja karyawan, juga akan cenderung memburuk.

Jenis-jenis Lingkungan Kerja

Berdasarkan jenisnya, lingkungan kerja dapat dibedakan menjadi 2: fisik dan non-fisik. Berikut penjelasannya.

1. Lingkungan Kerja Fisik

Ini merupakan hal-hal yang secara fisik ada di kantor atau tempat kerja. Lingkungan kerja jenis ini juga dapat mempengaruhi kinerja karyawan serta produktivitas mereka.

Lebih jauh lagi, lingkungan kerja fisik digolongkan menjadi 2, yaitu berhubungan langsung & tidak langsung.

Contoh lingkungan pekerjaan yang berhubungan langsung ialah seperti mesin fotokopi, meja, kursi, dll. Sementara itu, contoh lingkungan kerja yang tidak berhubungan langsung antara lain aroma, pencahayaan, sirkulasi udara, suhu, kebersihan, kebisingan, dll.

2. Lingkungan Kerja Non Fisik

Di sisi lain, lingkungan pekerjaan non-fisik ialah segala hal yang berhubungan dengan urusan pekerjaan. Misalnya adalah hubungan pimpinan perusahaan dengan para karyawannya.

Lingkungan pekerjaan jenis ini juga dapat mempengaruhi kinerja karyawan dan produktivitas perusahaan. Oleh karenanya, perusahaan harus berusaha menciptakan lingkungan pekerjaan yang mendukung semua pihak.

Maksudnya, lingkungan pekerjaan harus suportif dan terbuka supaya karyawan merasa dihargai, didukung, dan punya rasa memiliki.

Keuntungan Lingkungan Kerja Positif

Dengan lingkungan pekerjaan yang positif, akan tercipta banyak hal positif. Pertama, hal ini akan mendorong motivasi pekerjaan. Selain itu, lingkingan pekerjaan yang positif juga akan dapat meningkatkan produktivitas. Tak hanya itu, engagement & loyalitas juga akan meningkat. Bahkan, kepuasan karyawan pun otomatis akan terus meningkat.

Dengan lingkungan kerja yang positif, angka turnover juga diharapkan dapat menurun. Hal lain yang didapat dari lingkungan pekerjaan yang positif adalah dapat mengurangi ketidak-harmonisan antar karyawan. Terakhir, lingkungan kerja positif dapat secara tidak langsung mendorong kepuasan para pelanggan setia.

Itulah pentingnya lingkungan kerja yang positif. Semua dampak positif akan dapat dirasakan oleh semua pihak yang terlibat dalam pekerjaan. Bahkan, pelanggan pun akan ikut merasakan dampak postifnya. Jadi, mari sama-sama ciptakan lingkungan pekerjaan yang positif, mulai dari sekarang!

Similar Posts